Apa sih hubungan antara E-Business dengan E-Government ??
E-Business
E-Business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan
secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik.
E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem
pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel.
Contoh: Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis
Kompas Online. Kompas menjalankan proses bisnis utamanya berupa penyediaan
berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja tetapi juga
melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat diakses
oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date, memangkas biaya
kertas, dapat diakses 24 jam, dll.
Dalam penggunaan sehari-hari, e-business tidak hanya
menyangkut pada perdagangan elektronik atau e-commerce saja. Dalam hal ini,
e-commerce merupakan sub bagian dari e-business, sementara e-business meliputi
segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk
pemasaran Internet. Sedangkan e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi
bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen
pengetahuan, e-commerce mempunyai goal untuk menambah revenu dari perusahaan.
E-business memberi kemungkinan untuk pertukaran data
di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet,
intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.
Bagi Perusahaan atau pebisnis perorangan manfaat E-Business mencakup beberapa hal
seperti : Memperpendek jarak, Perluasan pasar , Perluasan jaringan mitra
kerja, Biaya terkendali, Efisien, Cash flow terjamin, dan masih banyak lagi.
Sedangkan bagi Konsumen manfaat E-Business sendiri
mencakup beberapa hal seperti : Efektif, Biaya terkendali, Aman secara fisik, Harga
murah, Fleksibel.
· Bagi masyarakat pada umumnya manfaat
E-Business mencakup : Peluang kerja baru,
Wahana kompetisi.
·
Bagi dunia Akademis manfaat dari E-Business yaitu : Tantangan
baru, Para peneliti tertantang untuk melakukan analisis terhadap pergeseran
pola bisnis, Membuka kerangka baru dalam penjualan jasa pendidikan.
E-Government
E-Government (EG) mengacu kepada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk
memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal
lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-Government dapat diaplikasikan pada
legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi
internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang
demokratis. Model penyampaian yang utama adalah Government-to-Citizen atau
Government-to-Customer (G2C), Government-to-Business (G2B) serta
Government-to-Government (G2G). Keuntungan yang paling diharapkan dari
e-government adalah peningkatan efisiensi, kenyamanan, serta aksesibilitas yang
lebih baik dari pelayanan publik.
E-Government juga
dapat memberikan keuntungan dan juga kemudahan dalam pembuatan KTP, pembayaraan
pajak, penyediaan data demografi, dan sebagainya. E- Government adalah e-bisnis
yang dilakukan oleh pemerintah untuk menjalankan proses bisnisnya, yaitu
pemerintahan dan layanan masyarakat.
Manfaat
e-government yang dapat dirasakan antara lain:
1. Pelayanan
servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam, 7
hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor . Informasi dapat
dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor
pemerintahan.
2.
Peningkatan hubungan antara pemeritah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum.
Adanya keterbukaan [transparansi] maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak
menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan
dari semua pihak.
3.
Pemberdayaan msyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya
informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya.
Sebagai contoh, data-data tentang sekolah; jumlah kelas, daya tampung murid,
passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan
oleh orang tua untuk memilih sekolah yang pas untuk anaknya
4.
Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien . Sebagai contoh, koordinasi
pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan vidio conference.
E-government tercipta dengan tujuan memberikan pelayanan
tanpa adanya intervensi pegawai institusi publik dan sistem antrian yang
panjang. Selain itu e-government juga bertujuan untuk mendukung good
governance.
Penggunaan teknologi yang mempermudah masyarakat untuk
mengakses informasi dapat mengurangi korupsi dengan cara meningkatkan
transparansi dan akuntabilitas lembaga publik. E-government juga dapat
memperluas partisipasi publik dimana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam
pengambilan keputusan/kebijakan oleh pemerintah.
Dan dengan demikian dapat saya simpulkan bahwa,
E-BUSINESS adalah kegiatan bisnis yang dilakukan
secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi
elektronik. Sedangkan E-GOVERNMENT adalah penggunaan teknologi
informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya,
urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan.
Keterkaitan antara e-bisnis dengan e-government adalah sama-sama kegiatan bisnis
yang menggunakan teknologi dengan tujuan untuk mempermudah masyarakat.
SUMBER :
http://yuliantojrockstar.blogspot.com/2012/05/hubungan-e-business-dengan-e-government.html
http://www-fajarlighting.blogspot.com/2012/02/pengertian-dari-e-commerce-e-business-e.html
Informasi tentang kampus saya dapat dibaca di http://ipb.ac.id
Terimakasih sudah menjadi pembaca yang baik, mari budayakan membaca :)
Terimakasih buat informasinyaa semoga makin lengket dengan budayakan membaca yaa hehe
BalasHapusterimakasih informasinya ya tapi apakah selain keuntungan dan manfaat adakah kerugian dari keduanya?
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusNice post, sebelumnya saya ingin bertanya mengenai sistem keamanan e-government yang masih rendah dan bagaimana cara mengatasinya?
BalasHapus